Teropong Kepri
Kamis, 15 Oktober 2026, Oktober 15, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-15T02:53:22Z

Bukan Sekadar Pelayanan Rohani, PHT B3L Wujudkan Kepedulian Lewat 2.000 Masker

.

 


Batam-Teropongkepri // Persekutuan Hamba Tuhan Wilayah Batam Kota, Bengkong, Batu Ampar, dan Lubuk Baja (PHT B3L) menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan 2.000 masker gratis kepada masyarakat di Simpang Lampu Merah Gelael, Batam Center, Kota Batam, Kamis (15/10/2026).


Aksi sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan di tengah keluhan mengenai kondisi udara yang dinilai semakin buruk akibat asap yang telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir.


Pengendara sepeda motor, pengemudi kendaraan, pekerja lapangan, hingga warga yang melintasi kawasan Batam Center menjadi sasaran pembagian masker. Mereka merupakan bagian dari masyarakat yang setiap hari harus menjalankan aktivitas dan mencari nafkah, meskipun kondisi lingkungan menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan.


Kondisi asap yang dirasakan semakin tebal turut memunculkan perhatian terhadap perlindungan kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.


Ketua PHT B3L, Pdt. Mendes, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian nyata organisasi terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.


Menurutnya, pelayanan organisasi keagamaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan rohani, tetapi juga melalui tindakan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.


“Melalui kegiatan pembagian masker ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Ketika masyarakat menghadapi kondisi lingkungan yang kurang baik, kita tidak boleh tinggal diam. Kami ingin hadir, berbagi, dan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang setiap hari harus beraktivitas di luar rumah,” ujar Pdt. Mendes.


Ia berharap aksi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan dan melakukan langkah perlindungan diri ketika kondisi udara memburuk.


“Kiranya aksi sederhana ini menjadi berkat bagi masyarakat. Kami berharap kondisi udara di Batam segera membaik sehingga seluruh masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Kami juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan,” tambahnya.


Sementara itu, Koordinator Bidang Sosial PHT B3L sekaligus Ketua Panitia kegiatan, Pdt. Wilson Zalogo, menjelaskan bahwa sebanyak 2.000 masker dibagikan secara khusus kepada masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar ruangan.


Menurutnya, tidak semua warga memiliki pilihan untuk tetap berada di dalam rumah ketika kondisi udara memburuk. Tuntutan pekerjaan, kebutuhan ekonomi, dan aktivitas sehari-hari membuat banyak orang tetap harus bepergian.


“Di tengah kondisi asap yang telah berlangsung selama beberapa minggu dan dirasakan semakin tebal, kami melihat pentingnya hadir untuk memberikan dukungan nyata kepada masyarakat. Sebanyak 2.000 pcs masker yang kami bagikan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kami kepada saudara-saudara yang setiap hari harus keluar rumah untuk bekerja, mencari nafkah, dan menjalankan aktivitas lainnya,” ungkap Pdt. Wilson.


Ia menegaskan bahwa pembagian masker bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan juga pesan kemanusiaan bahwa kesehatan dan keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.


“Kami menyadari bahwa pembagian masker tidak dapat menyelesaikan persoalan asap maupun memulihkan kualitas udara. Namun, kami berharap bantuan sederhana ini dapat menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan dan mengambil langkah perlindungan yang diperlukan. Kami juga berharap pihak-pihak terkait terus melakukan pemantauan kualitas udara dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi sumber pencemaran,” jelasnya.


Pdt. Wilson juga mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, menggunakan masker yang sesuai untuk membantu melindungi diri dari partikel asap, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan serius.


Melalui kegiatan tersebut, PHT B3L menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada kehidupan bergereja, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.


Pembagian 2.000 masker di kawasan Batam Center diharapkan menjadi dorongan bagi tumbuhnya solidaritas sosial sekaligus meningkatkan perhatian terhadap persoalan kualitas udara yang dikeluhkan masyarakat.


Di sisi lain, pemantauan kualitas udara dan penelusuran sumber asap tetap menjadi hal penting agar penanganan persoalan lingkungan dapat dilakukan berdasarkan data dan kondisi lapangan yang terverifikasi.


PHT B3L berharap kondisi udara di Kota Batam dan wilayah sekitarnya segera membaik. Organisasi tersebut juga mengajak pemerintah, komunitas, lembaga sosial, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan publik dan kualitas lingkungan hidup.


Bagi PHT B3L, kepedulian bukan sekadar rangkaian kata-kata, melainkan kehadiran dan tindakan nyata ketika masyarakat membutuhkan bantuan.


Aksi pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk solidaritas kemanusiaan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Batam, khususnya mereka yang harus tetap beraktivitas di tengah kekhawatiran terhadap kondisi udara.

Tag Terpopuler